SOSIALISASI PROGRAM SEKOLAH 2018/2019 PADA WALI PESERTA DIDIK

    

SMPN 31 Semarang – Rapat Sosialisasi Program Sekolah tahun 2018/2019 dilaksanakan Jumat, 14 September 2018 pukul 13.30 WIB bakda salat Jumat setelah acara Pensi dan Perpisahan PPL UNNES 2018. Rapat ini bertujuan untuk menyosialisasikan program kerja sekolah tahun ajaran 2018/2019 pada wali peserta didik.

Acara yang dihelat di lapangan SMP Negeri 31 Semarang ini dibagi dalam dua sesi. Tiap masing-masing sesi, acara dibuka dengan visi-misi capaian prestasi sekolah, serta rencana strategis satu tahun mendatang yang disampaikan oleh Kepala Sekolah.

Dalam sambutan Kepala Sekolah, Ibu Sumrih Rahayu S.Pd., M.Pd. menuturkan kenapa baru diadakan Rapat Sosialisasi Program Sekolah bukannya tanpa alasan. Beliau menjelaskan bahwa kemarin sempat terjadi masalah Dapodik, khususnya mengenai jumlah siswa. Kemudian beliau ke Jakarta untuk menanyakan sekaligus memperjuangkan para siswa tersebut. Dan syukur alhamdulillah semua dapat teratasi dan para siswa dapat belajar dengan nyaman.

Dalam acara Sosialisasi Program Sekolah ini, Kepala Sekolah mengenalkan para Pembantu Pimpinan dan terutama dikenalkan juga para wali kelas masing-masing kelas yang setiap hari berhadapan langsung dengan siswa, sekaligus sebagai pengganti orang tua siswa di sekolah.

Setelah sambutan dari Kepala Sekolah dan perwakilan para Komite Sekolah, acara dilanjutkan dengan pengenalan intens dengan wali kelas di masing-masing kelas dari kelas 7 sampai 9. Maksud dari acara tersebut agar komunikasi antara wali kelas dengan orang tua siswa dapat terjalin baik. Khususnya agar mempermudah komunikasi terkait pemberitahuan informasi apapun dalam kegiatan sekolah.

Alhamdulillah acara berlangsung tertib dan lancar. Semoga dari kegiatan ini komunikasi antara wali peserta didik dengan sekolah dapat terjalin dengan baik. Sehingga ke depan, program-program sekolah akan berjalan dengan lebih efektif lagi,

 

 

#Alhamdulillah

#Lancar

#Sukses

#SpegasaJaya😊

Kenangan Manis dalam Acara Pensi dan Perpisahan dengan Mahasiswa PPL UNNES

    

 

SEMARANG – Jumat (14/9) bertempat di Lapangan SMP Negeri 31 Semarang, diadakan Pensi sekaligus Perpisahan antara keluarga besar SMP Negeri 31 Semarang dengan mahasiswa PPL UNNES Tahun 2018.

Acara berlangsung meriah menyisakan banyak kenangan manis, tangis haru siswa dan mahasiswa tidak terbendung, itu adalah bukti bahwa selama mereka menjalani praktik mengajar di SMP Negeri 31 Semarang dapat diterima oleh siswa. Kenangan indah terasa begitu cepat. Tentu suka dan duka pastilah ada.

“Ucapan terima kasih dan permohonan maaf kami sampaikan kepada semua jajaran SMP Negeri 31 Semarang” kata salah seorang perwakilan dari PPL UNNES, “kami bersyukur atas segala bimbingan dari para guru pamong, khususnya mengenai bagaimana menjadi seorang guru” sambungnya.

Sementara itu, Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya mewakili guru dan karyawan, menegaskan bahwa PPL pasti membawa pengalaman dan ilmu yang tidak akan dilupakan sampai nanti benar-benar menjadi guru. Dan pesan yang perlu dibawa pulang oleh PPL adalah apa yang baik di SMP Negeri 31 Semarang tolong sebarkan sejauh-jauhnya, dan yang buruk kubur dalam-dalam, begitu tegasnya dalam mengakhiri sambutan.

Acara penarikan juga dihadiri oleh Bapak Sri Haryono, M.Or. selaku dosen Koordinator Pembimbing. Beliau mengharapkan adanya kerja sama yang baik, bukan hanya sebatas pengiriman mahasiswa PPL, akan tetapi juga dalam bentuk yang lain, seperti pelatihan, penelitian, dan lain-lain. Hal ini disambut baik oleh Kepala Sekolah. Acara ini ditandai pemberian kenang-kenangan dari mahasiswa PPL kepada SMP Negeri 31 Semarang yang diterima oleh Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd.

Acara dilanjutkan dengan pensi oleh para siswa perwakilan dari berbagai macam ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 31 Semarang, mulai dari Pramuka yang menampilkan tarian senam Gemufamire, Rebana, Dance, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Perpisahan bukan akhir dari silahturahmi, semoga di kesempatan lain kita bertemu kembali dalam hal yang lebih baik. Dan kami berdoa agar guru PPL (calon guru) menjadi guru yang tauladan, profesional, disiplin dan ramah tamah dalam bekerja. Aamiin. 😊

 

#Alhamdulillah_”31 Fest”_sukses_Lancar_Heboh…

#TerimaKasihOSISSpegasa

#TerimaKasihPPLUNNES2018

#SpegasaJaya😊

Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Qurban di SMP Negeri 31 Semarang

       

Keluarga Besar SMP Negeri 31 Semarang melaksanakan Shalat Idul Adha di halaman sekolah dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban (Rabu, 22 Agustus 2018). Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, SMP Negeri 31 Semarang melaksanakan Shalat Idul Adha di lokasi sekolah.

Kegiatan rutin tahunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat takwa kepada Allah SWT mempererat silaturrahmi antarsesama anggota keluarga besar SMP Negeri 31 Semarang khususnya bagi yang beragama Islam.

Kegiatan yang dilakukan setelah shalat ialah melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang merupakan sumbangan dari pihak Kepala Sekolah, Guru, dan karyawan, serta iuran dari para siswa sebagai latihan qurban, ditambah lagi dari warga Tambakharjo. Hewan qurban tersebut terdiri dari 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing dengan lokasi penyembelihan masih berada di lingkungan sekolah.

 

 

#SpegasaBerkahIdulAdha😊

PEMBAGIAN HADIAH LOMBA

    

Pada penghujung upacara bendera hari Senin, 20 Agustus 2018 diadakan prosesi penyerahan hadiah lomba-lomba yang telah diselenggarakan empat hari sebelumnya. Para peserta didik nampak antusias mengikuti prosesi tersebut. Berkali-kali tepuk tangan bergemuruh saat nama pemenang diumumkan.

 

HUT RI ke-73 kali ini OSIS SMP Negeri 31 Semarang mengadakan berbagai lomba sebagai berikut:

  • lomba Handball Putri,
  • lomba Mission X,
  • lomba 3R,
  • lomba memasukkan pensil ke dalam botol,
  • lomba kebersihan kelas,
  • lomba berdandan,
  • lomba fashion show (berseragam sekolah yang baik dan benar),
  • lomba dance, dan
  • diselingi dengan senam serta jalan sehat.

 

“Meski nilai hadiah dari lomba secara materi tidaklah seberapa, tapi yang terpenting adalah semangat anak-anak untuk memeriahkan hari kemerdekaan,” kata Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP Negeri 31 Semarang.

 

#SpegasaCeria😊

#SpegasaJaya😊

#IndonesiaJaya😊

Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

      

SEMARANG – Jumat, 17 Agustus 2018, SMP Negeri 31 Semarang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-73. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 31 Semarang, Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd, M.Pd sebagai Inspektur Upacara.

Dalam upacara ini, petugas upacara diisi oleh tim Paskibra SMP Negeri 31 Semarang, sedangkan paduan suara diisi oleh OSIS SMP Negeri 31 Semarang.

Sesuai dengan harapan, proses pelaksanaan sejak dimulainya upacara sampai pada pengibaran bendera merah putih berjalan lancar. Dalam pelaksanaannya, siswa Paskibra dan kelompok paduan suara mendapat perhatian khusus, karena mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI ini sangatlah penting untuk dilaksanakan, selain untuk memupuk jiwa kebangsaan dan cinta tanah air, makna lebih dalam adalah sebagai wasilah bahwa nikmat kemerdekaan sangatlah besar, perlu pengorbanan yang tidak kecil, pengorbanan lahir dan batin.

Setelah upacara selesai, acara selanjutnya diisi dengan tasyakuran serta acara perpisahan dengan guru yang sudah purna tugas.

 

#SpegasaJaya

#DirgahayuIndonesiaku

#IndonesiaIndependenceDay😊

 

https://www.youtube.com/watch?v=ecFq2YAOk4U&feature=youtu.be

 

 

Semarak HUT Kemerdekaan di SMPN 31 Semarang

            

SEMARANG — Sejumlah peserta didik SMP Negeri 31 Semarang mengikuti berbagai perlombaan diiringi sorakan dukungan dari peserta didik lainnya, Kamis (16/8). Kegiatan perlombaan tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia.

Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi keharusan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia. Perayaan itu dilakukan oleh semua pihak, baik di instansi pemerintahan, perusahaan, juga di pendidikan. Di sekolah-sekolah, perayaan HUT RI menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Kemeriahan begitu terasa setiap kali memasuki masa tujuh­belasan.

Menjelang 17 Agustus, sekolah-sekolah biasanya sudah berhias, dekorasi khas kemerdekaan dipasang di sekeliling sekolah seperti umbul-umbul merah putih, bendera-bendera kecil dan lainnya. Kelas-kelas pun dihias sedemikan rupa, selain untuk perayaan kemerdekaan juga untuk ikut lomba menghias kelas yang biasanya ada setiap tahun.

Di SMP Negeri 31 Semarang, lomba bola tangan dan dance misalnya, Kamis (16/8), suasana sekolah tampak ramai. Ratusan peserta didik berada di luar kelas. Mereka menonton teman-temannya yang sedang bertanding bola tangan dan dance yang digelar hari itu. Sebelumnya, pada hari Selasa juga ada perlombaan, yaitu bola tangan, misson x, dan memasukkan pensil ke dalam botol secara kolektif. Kemudian pada hari Rabu juga ada perlombaan lagi, yaitu bola tangan, kebersihan kelas, 3R, dandan, sampai peraga busana. Dilanjutkan hari Kamis, 16 Agustus 2018 maasih ada perlombaan juga, yaitu bola tangan dan dance.  Sebelum perlombaan, pada pagi harinya terdapat acara senam bersama sampai jalan sehat bersama yang dibuka oleh Ibu Sumrih Rahayu selaku Kepala SMP Negeri 31 Semarang.

Setelah acara jalan sehat, dilanjutkan perlombaan bola tangan sampai menemukan juara, kemudian lomba dance, serta pembagian doorprize dari kupon acara jalan sehat.

Priiitttt!!! Peluit dibunyikan wasit, dua tim bola tangan berlomba memasukkan bola ke gawang lawan untuk meraih skor sebanyak-banyaknya. Ekspresi mereka berjuang meraih juara tampak lucu tapi membakar semangat. Semuanya menghela nafas karena lelah. Karena semangat, capek pun tak begitu terlihat dari raut wajah mereka.

Sementara para peserta didik pendukung bersorak-sorak menyemangati teman sekelasnya. Kadang, gengsi antarkelas membuat suasana kompetisi semakin meriah.

“Senang sekali setiap momen perayaan kemerdekaan 17 Agustus. Karena bisa bertanding di banyak bidang perlombaan,” kata Ikes, salah satu peserta lomba bola tangan.

Menurutnya sebagai pelajar, ia harus mengisi kemerdekaan dengan berjuang dan berprestasi di satu bidang tertentu. Bagi Ikes, salah satu bidang itu adalah olahraga.

Kepala sekolah menyebutkan kegiatan perlombaan tujuhbelasan tersebut juga untuk menumbuhkan semangat perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Melalui lomba-lomba tersebut diharapkan peserta didik mengerti makna perjuangan setidaknya berjuang untuk meraih prestasi di perlombaan-perlombaan yang ada.

“Peserta didik perlu dibentuk mentalnya untuk merasakan kesatuan dan kebinekaan dalam berbangsa dan bernegara. Kecintaan pada negara atau nasionalisme perlu ditanamkan dalam diri setiap peserta didik, apalagi di masa sekarang ini,” tambahnya.

Momen kemerdekaan memang selalu ditunggu-tunggu. Suasana kompetisi antarsekolah selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam setiap perayaan HUT RI. Dari masa ke masa, lomba tujuh­belasan selalu menyemaraknya suasana sekolah. Beberapa sekolah juga menggelar kegiatan yang sangat meriah untuk memperingati Hari Kemerdekaan tersebut.

Tidak hanya kemeriahan yang diharapkan, tetapi juga dapat mengajarkan makna perjuangan dan sikap menjaga kemerdekaan yang telah dirasakan selama 73 tahun tersebut. Semoga di hari ulang tahun Kemedekaan RI yang ke-73 ini, para pelajar di Indonesia, khususnya pelajar SMP Negeri 31 Semarang dapat lebih berprestasi dan mengharumkan nama bangsa sebagai bentuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.

 

#SpegasaJaya

#SemangatPersatuan

#DirgahayuRIke-73

Upacara Hari Pramuka ke-57 di SMPN 31 Semarang

    

Upacara peringatan hari pramuka ke-57 digelar hari Selasa, 14 Agustus 2018 di SMP Negeri 31 Semarang. Sebagai inspektur upacara yaitu Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah dan diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, serta staf karyawan.

Salam Pramuka yang diawali dengan tepuk Pramuka “prok prok prok prok …” yang menandakan itulah pramuka atau Praja Muda Karana, itulah salah satu sambutan awal Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. Kemudian dilanjutkan sambutan hari Pramuka yang bertema “Pramuka Perekat NKRI”.

Pembina upacara dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting. Hal penting tersebut antara lain, Pramuka sebagai salah satu organisasi sudah banyak memberikan kontribusi bagi bangsa dan Negara. Dengan berpegang pada Dasa Dharma Pramuka para peserta didik diharapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang handal dan amanah.

Selesai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai macam perlombaan antarkelas. Persiapan sudah dilakukan oleh masing-masing kelas dan mereka berharap dapat bersaing menjadi yang terbaik dengan berpedoman pada Dasa Dharma Pramuka.

 

 

#SalamPramuka

#PramukaDay

#SpegasaJayaIndonesiaJaya

 

Persami SMPN 31 Semarang

           

SMPN31SEMARANG.SCH.ID, SEMARANG — Ratusan calon anggota Pramuka Penggalang Gudep SMP Negeri 31 Semarang mengikuti Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) di area sekolah, Sabtu- Minggu (11-12/10).

Persami sekaligus menyambut hari Pramuka ini dibuka oleh guru pembimbing pramuka SMPN 31 Semarang, Bu Samiyem, M.Pd., dan dihadiri oleh beberapa guru SMP Negeri 31 Semarang, Mahasiswa PPL Unnes, para pelatih, serta kakak-kakak alumni Pragasa (Pramuka SMPN 31 Semarang).

Bu Samiyem, M.Pd. dalam arahannya di hadapan peserta perkemahan berharap kegiatan yang rutin digelar setiap tahun tersebut dapat meningkatkan kreativitas siswa terutama di bidang kepramukaan sehingga akan membentuk karakter generasi muda bangsa serta melatih lebih disiplin dan cinta tanah air.

“Dengan kegiatan persami ini bisa menjadi wahana untuk mendidik siswa, agar lebih baik dan wadah pembentukan karakter,” ungkapnya.

Persami tersebut diisi beragam kegiatan, seperti PBB dan materi pembekalan lainnya untuk calon anggota penggalang.

Tak hanya itu, acara tersebut juga dimeriahkan dengan api unggun yang merupakan acara puncak dari kegiatan Persami. Acara api unggun ini dihadiri oleh Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. selaku  Kepala SMP Negeri 31 Semarang. Dalam sambutannya, beliau memberi motivasi kepada para peserta untuk serius mengikuti dan melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab sehingga bisa dirasakan manfaat positif dari kegiatan Persami ini. Tak lupa, beliau selalu mengingatkan, khususnya kepada para penggalang baru SMP Negeri 31 Semarang untuk menghormati yang lebih tua serta bertutur kata dan bertingkah laku sopan agar terbentuk saling menghormati satu sama lain.

“Untuk anak-anakku semua, ikutilah kegiatan persami ini dengan baik. Bersungguh-sungguhlah dan latihan bertanggung jawab. Insya Allah kalian akan dapat manfaat yang baik. Ibu selalu mengingatkan sopanlah kepada siapapun terutama kepada orang yang lebih tua dari kalian,” ujarnya dalam sambutan acara api unggun.

Api unggun dinyalakan secara langsung oleh Ibu Kepala Sekolah yang terus diiringi letusan kembang api serta riuh peserta menambah meriahnya suasana. Gundukan kayu setinggi orang dewasa yang dibakar membuat kobaran api menjilat sangat tinggi. Seketika suasana yang mulanya gelap gulita berubah menjadi terang benderang sehingga wajah-wajah ceria terpancar dan terlihat jelas.

Kemeriahan suasana acara api unggun diselingi acara pentas seni oleh masing-masing kelompok atau regu, seperti berpuisi, menyanyi, dan lain sebagainya. Tak ingin kalah dengan para siswa, mahasiswa PPL Unnes pun ikut andil dalam pensi ini hingga tambah riuhlah suasana api unggun tersebut.

Setelah acara api unggun selesai, para peserta dipersilakan untuk istirahat tidur sejenak. Tengah malam para peserta dibangunkan untuk mengikuti renungan malam.

Kegiatan Persami ditutup secara resmi oleh Bapak Kuatman, S.Kom. Dalam sambutannya, beliau sangat mengharapkan kepada para Penggalang Baru untuk salalu aktif di setiap kegiatan baik dalam kepramukaan maupun kegiatan sekolah lainnya, sehingga bisa lebih bisa menggali prestasi diri maupun prestasi sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, beliau berharap muncul kader-kader baru dari siswa yang memiliki keterampilan, sehingga nantinya Pramuka SMP Negeri 31 Semarang menjadi contoh dari gudep lainnya di wilayah Semarang yang rutin menyelenggarakan kegiatan kepramukaan.

Setelah kegiatan persami usai, Dewan Galang Pragasa gelar Bansos (bantuan sosial) untuk membantu warga sekitar yang kurang mampu.

Manfaat yang bisa diambil dari kegiatan Persami ini diantaranya adalah melatih interaksi sosial antarsiswa sehingga bisa memahami tentang rasa tanggung jawab terhadap tugas, arti kebersamaan, dan tolong menolong seperti yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. Unsur-unsur tersebut merupakan prinsip dasar dalam menghadapi kegiatan-kegiatan sekolah di waktu yang akan datang.

 

 

 

#Selamat bergabung Penggalang Baru-ku…

#Majulah Pramuka…

#Jayalah Pragasa, Jayalah Spegasa…

 

Pelaksanaan Akreditasi SMPN 31 Semarang

Hari yang ditunggu oleh keluarga besar SMP Negeri 31 Semarang, akhirnya tiba. Kegiatan akreditasi yang telah dipersiapkan oleh tim akreditasi beberapa bulan yang lalu akhirnya mencapai puncaknya dengan kehadiran tim asesor dari BAN (Badan Akreiditasi Nasional). Sebelum pelaksanaan akreditasi telah diselenggarakan acara pembukaan akreditasi yang dilaksanakan di Gedung Aula SMP Negeri 31 Semarang. Pembukaan diselenggarakan Gedung Aula SMP Negeri 31 Semarang yang dibuka oleh Bapak-Ibu asesor, Kepala SMPN 31 Semarang beserta jajaran guru dan karyawan sekolah yang diakreditasi.

Kegiatan akreditasi di SMP Negeri 31 Semarang berlangsung dua hari pada Senin dan Selasa, 6-7 Agustus 2018, dengan asesor Ibu Dra. Restu Kuncarani, M.Pd. dan Bapak Hariyanto, S.Pd., M.Pd. Kedatangan asesor disambut dengan sangat baik oleh Ibu Sumrih Rahayu selaku Kepala SMP Negeri 31 Semarang, beserta para guru dan karyawan. Setelah kegiatan penyambutan dilanjutkan dengan ramah tamah di ruang Kepala Sekolah selama lebih kurang tiga puluh menit. Selanjutnya acara formal dilaksanakan di ruang sekretariat akreditasi SMP Negeri 31 Semarang.

Usai kegiatan paparan sekolah, selanjutnya asesor melakukan kunjungan ke lingkungan sekolah, serta pemeriksaan dan pengecekan dokumen yang terdiri dari 8 komponen. Pada kesempatan ini asesor juga berbicara dengan siswa, guru, dan karyawan serta melakukan pengamatan terhadap proses pembelajaran di kelas.

Hari kedua akreditasi merupakan kelanjutan hari pertama, asesor memeriksa dokumen standar pendidikan yang belum diperiksa dan melakukan kunjungan ke kelas-kelas dan beberapa sarana yang belum dikunjungi. Secara umum kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.

Kegiatan visitasi berjalan dengan baik dan lancar, seluruh keluarga besar SMP Negeri 31 Semarang berdoa dan berharap, semoga mendapatkan hasil yang terbaik. Aaaamin, ya rabbal alamiiin. 😊

 

Terima kasih Bapak dan Ibu Asesor😊

 

#SPEGASAJAYA

#GOSPEGASA

#GOODJOBSPEGASA😊

 

Penerimaan Mahasiswa PPL UNNES 2018 di SMPN 31 Semarang

   

SEMARANG-Senin, 30 Juli 2018 tepat pukul 09.00 merupakan hari di mana mahasiswa PPL terjun langsung ke sekolah latihan. Mahasiswa UNNES yang melaksanakan PPL di SMP Negeri 31 Semarang berjumlah 14 orang yang terdiri berbagai macam jurusan.

Mahasiswa PPL UNNES tahun 2018 disambut oleh Kepala SMP Negeri 31 Semarang serta sebagian guru dari SMP Negeri 31 Semarang. Penyambutan dilaksanakan di ruang Aula, dihadiri langsung oleh Bapak Sri Haryono, M.Or., selaku Koordinator Dosen Pembimbing PPL dan diterima dengan baik oleh Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 31 Semarang.

Pada acara penyambutan ini kepala sekolah memberikan gambaran tentang sekolah dan kegiatan yang nantinya berhubungan langsung dengan mahasiswa PPL.

Dalam sambutannya, Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd., mengatakan dengan senang hati menerima mahasiswa PPL UNNES dan berharap mahasiswa PPL dapat pengalaman yang berkesan dan berharga dari SMP Negeri 31 Semarang.

“Saya dengan ikhlas dan senang hati menerima mahasiswa praktik pengalaman lapangan dari UNNES di sekolah kami. Semoga para mahasiswa nantinya dapat banyak pengalaman yang berkesan dan berharga dari sini,” kata Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd.

Sementara itu Bapak Sri Haryono, M.Or. selaku Koordinator Dosen Pembimbing PPL menuturkan PPL di SMP Negeri 31 Semarang dilaksanakan oleh empat belas mahasiswa.

Dilanjutkannya, PPL merupakan kegiatan kurikulum untuk membimbing dan melatih mahasiswa sebagai calon guru dalam upaya membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis, sehingga memiliki kemampuan profesional di bidangnya sebagai pengajar.

“PPL bertujuan agar terbentuknya pribadi calon pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap yang cakap dan tepat dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran,” lanjutnya.

Kepala sekolah juga memperkenalakan seluruh guru pamong dan sebagian guru serta staff yang akan membantu mahasiswa selama pelaksanaan PPL beberapa bulan ke depan. Dosen koordinator juga memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa untuk mengikuti semua kegaitan termasuk tata tertib yang berlaku di sekolah.

 

#WelcomePPLUNNES

#SelamatMenebarKebermanfaatan

#SPEGASAJAYA