Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di Spegasa

      

SEMARANG – Setiap tanggal 10 November, Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan. Tak terasa semua berlalu begitu saja tanpa kita ketahui banyak perubahan – perubahan yang signifikan mulai dari budaya sampai moral bangsa Indonesia ini. Sebagai generasi penerus bangsa kita harus meneruskan cita – cita bangsa dan menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap bangsa ini.

Sebagai bentuk partisipasi kita terhadap perjuangan para pahlawan yag telah gugur, diadakannya Upacara Peringatan Hari Pahlawan yang diselenggarakan di seluruh sekolah, termasuk SMP Negeri 31 Semarang. Pasukan Pengibar Bendera SMP Negeri 31 Semarang dengan bangga dan penuh rasa hormat menjalankan sebuah kepercayaan untuk menaikan Sang Saka Merah Putih diiringi oleh lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Upacara pun terlaksana dengan khidmat yang diikuti oleh seluruh warga SMP Negeri 31 Semarang. Setelah pengibaran bendera dilanjutkan pembacaan kata mutiara dari tiap-tiap pahlawan oleh petugas upacara.

Peringatan hari pahlawan pada peristiwa “Pertempuran 10 November 1945” di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, dengan memakan korban jiwa sangat besar. Seperti yang disampaikan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia dalam isi teks pidato yang dibacakan oleh Pembina Upacara yaitu Ibu Ika Suhartini, S.Pd., selaku salah satu Guru Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Negeri 31 Semarang.

“Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun subtansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.”

Tema Hari Pahlawan 2018 yaitu “Semangat Pahlawan di Dadaku.” Dari tema ini juga mengandung pesan kepada kita semua bahwa sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan. Oleh karenanya, siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara lndonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara.

Selain itu melalui peringatan Hari Pahlawan 2018 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawannya, peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat lebih membangkitkan nilai-nilai kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

#SelamatHariPahlawan2018

#PahlawandiDadaku

#SpegasaJaya^_^

 

Persiapan Sekolah Sehat dan Adiwiyata Nasional dari Paguyuban 31

                                                                            

 

Semangatnya Bapak-Ibu Paguyuban 31 berpartisipasi mempersiapkan sekolah untuk menghadapi Lomba Sekolah Sehat dan Lomba Sekolah Adiwiyata Nasional.

Terima kasih Sabtu-Minggu dibantu sampai lembur lembur lo…
Paguyuban Spegasa memang Luar Biasa:)

Semoga perjuangan tak akan sia-sia…

Terima kasih tiada terkira…
Semangat!!!

Jumat Gotong-Royong Menyongsong Sekolah Sehat dan Adiwiyata Nasional

                                                                

SMPN31SEMARANG.SCH.ID, SEMARANG – Untuk menjaga kebersihan sekolah dan mengajarkan peduli terhadap lingkungan, serta mempersiapkan guna mengikuti Lomba Sekolah Sehat sekaligus Lomba Adiwiyata tingkat Nasional, seluruh warga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 31 Semarang laksanakan gotong royong di lingkungan sekolah, Jumat (02/11/2018).

Sebelum dilaksanakan kegiatan gotong royong berupa bersih-bersih seluruh ruang dan lingkungan SMP Negeri 31 Semarang (Spegasa), dilakukan perancangan komitmen dengan cara menempelkan stiker bertuliskan komitmen tiap warga Spegasa dalam menjaga kelestarian lingkungan Spegasa pada Tugu Komitmen Adiwiyata SMP Negeri 31 Semarang.

“Untuk membangkitkan semangat yang mulai mengendor dalam menjaga lingkungan, perlu pencanangan kembali komitmen bagi seluruh warga sekolah sehingga sekolah selalu bersih, rapi, indah, dan sehat,” kata Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 31 Semarang dalam sambutannya.

Beliau juga menjelaskan bahwa kegiatan ini selain agar warga Spegasa lebih mencintai lingkungan juga untuk mempersiapkan sekolah untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat dan Lomba Adiwiyata Tingkat Nasional.

“Gotong royong yang kita laksanakan hari ini juga untuk mempersiapkan sekolah dalam mengikuti lomba sekolah sehat sekaligus sekolah berbudaya lingkungan (Adiwiyata) tingkat Nasional yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” lanjut Ibu Sumrih Rahayu dalam sambutannya.

Setelah sambutan dari ibu kepala sekolah, dilanjutkan penyerahan alat kebersihan kepada Ketua Panitia lomba Sekolah Sehat, Ibu Samiyem, S.Pd., M.Pd. dan kepada Ketua Panitia Lomba Adiwiyata, Bapak Faezal, A.Md. Penyerahan alat kebersihan tersebut merupakan tanda kesiapan ketua panitia untuk mengoordinir guna kesiapan SMP Negeri 31 Semarang menghadapi Lomba Sekolah Sehat dan Adiwiyata tingkat Nasional. Persiapan ini tentunya dapat terselenggara dengan dukungan dan realisasi dari seluruh elemen warga Spegasa.

Setelah menerima alat kebersihan yang tentunya berupa amanah yang harus dijalankan, masing-masing ketua panitia dari masing-masing lomba mencontohkan cara kebersihan dan merawat lingkungan secara simbolis di depan seluruh peserta didik.

Kegiatan Gotong royong ini meliputi membersihkan seluruh sudut ruangan Gedung Spegasa, mengumpulkan sampah, merawat tanaman, dan mencabut rumput yang ada di pekarangan sekolah.

Gotong royong juga bertujuan mengajarkan anak-anak sekolah bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata sekolah yang baik.

Ibu kepala sekolah juga tak hentinya mengingatkan untuk memilah sampah di tempat sampah yang sudah tersedia. Mana sampah organik dan mana sampah anorganik.

Hal ini untuk mengajar anak mencintai lingkungan dan tentunya tidak membuang sampah sembarangan.

“Kegiatan ini juga untuk mengajarkan anak membersihkan sampah di lingkungan sekolah sebelum masuk kelas,” ungkap Ibu Sumrih Rahayu.

Selain itu, kegiatan membersihkan lingkungan sekolah juga salah satu bentuk upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Di hari Jumat ini, Spegasa juga kedatangan tamu dari Puskesmas Lebdosari. Tim Puskesmas Lebdosari mengecek kondisi kebersihan sekolah yang mengacu pada kondisi kesehatan para peserta didik. Tiap kantin sampai kamar mandi juga dicek apakah ada sarang nyamuk atau tidak.

Puskesmas Lebdosari adalah instansi pembimbing khususnya bidang kesehatan yang sudah terjalin sangat lama dengan Spegasa. Selain untuk kemajuan Spegasa, tentunya juga untuk mengontrol kondisi kesehatan siswa di sekolah.

Terima kasih dr. Umi Kulsum, drg. Dendy, Mbak Dwi dan semua Tim Puskesmas Lebdosari yg telah memberi bimbingan, arahan, masukan pada sekolah untuk berperilaku hidup sehat serta pengelolaan UKS yang baik.

“Jumat yg luar biasa. Semua bergerak semua berperan untuk Sekolah tercinta. Terima kasih untuk Bapak Ibu Guru, Karyawan, Bapak Ibu Paguyuban anak-anakku tercinta semua untuk semangatnya,” ujar Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd.

“Lingkungan bersih belajar terasa penuh kasih,” tambah Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd.

#SpegasaGoGreen😊
#GoSekolahSehat
#GoAdiwiyataNasional
#SpegasaJaya

 

Rakor Persiapan Menghadapi Lomba Sekolah Sehat dan Adiwiyata Nasional

    

SPEGASA – Rabu dan Kamis dilaksanakan rapat koordinasi guna mempersiapkan sekolah untuk menghadapi lomba sekolah sehat dan sekolah adiwiyata tingkat nasional.

Rabu, 31 Oktober 2018 di bawah bangunan gazebo diiringi semilir angin hutan mini Spegasa dilaksanakan rapat koordinasi panitia persiapan sekolah sehat sekaligus adiwiyata nasional.

Pelaksanaan rapat dihadiri seluruh panitia dari berbagai elemen, mulai dari kepala sekolah, guru, karyawan, sampai petugas kebersihan ikut andil dalam persiapan ini.

Lanjut Kamis, 1 November 2018 dilaksanakan rapat koordinasi dengan Bapak/Ibu Paguyuban (orang tua/wali peserta didik) Spegasa guna kelancaran kesuksesan untuk memenangkan lomba sekolah sehat dan adiwiyata nasional.

Semua peserta sangat antusias dan apresiatif dalam membantu demi kelancaran menyukseskan kegiatan tersebut.

#SekolahSehatJiwaKuat
#GoAdiwiyataNasional
#SpegasaJaya

 

SMPN 31 Semarang Gelar Upacara Sumpah Pemuda dan Pelantikan Pengurus OSIS Periode 2018/2019

                         

    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SEMARANG – SMP Negeri 31 Semarang menggelar upacara bendera memperingati Sumpah Pemuda dan pelantikan pengurus OSIS periode 2018/2019 di Lapangan Upacara SMP Negeri 31 Semarang, Senin (29/10/2018).

Upacara bendera ini bertujuan agar generasi muda saat ini tidak melupakan sejarah untuk dapat membangun masa depan bangsa dan negara Indonesia. Juga agar dapat memberikan solusi positif untuk kemajuan SMP Negeri 31 Semarang saat ini.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ibu Iin Sulistyowati, S.Pd., dalam sambutannya menjelaskan tentang relevannya revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden RI.

“Revolusi mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju,” kata Ibu Iin Sulistyowati, S.Pd. yang membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, katanya revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju.

“Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat,” ujarnya.

Tahun 2019 bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar pesta demokrasi untuk memilih dan menentukan pimpinan nasional dan daerah yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Untuk itu, kata beliau peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses pemilihan umum nanti sangat dibutuhkan.

“Partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas,” tuturnya.

Ibu Iin Sulistyowati, S.Pd. mengatakan pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan keluar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,” ucapnya.

Di akhir sambutan, beliau menyampaikan ucapan selamat Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tahun 2018. “Semoga peringatan ini kita selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita,” harap Ibu Iin Sulistyowati, S.Pd..

Bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2018, setelah seluruh siswa melakukan Upacara Hari Sumpah Pemuda dilanjutkan Pelantikan Pengurus OSIS Periode 2018-2019 sebanyak 37 Pengurus OSIS baru oleh Kepala Sekolah, Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. di Lapangan Upacara SMPN 31 Semarang.

Untuk Pelantikan Pengurus OSIS diawali dengan Pembacaan Susunan Pengurus OSIS Periode 2018-2019 oleh Bapak Drs. Ruchikmat selaku Koordinator Pembina OSIS. Kemudian Kepala SMPN 31 Semarang, Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd., secara resmi melantik 37 siswa yang telah lolos mengikuti seleksi sebagai Pengurus OSIS Periode 2018/2019, dilanjutkan dengan Janji Pengurus OSIS.

“Semoga pengurus OSIS periode ini memiliki program-program kerja yang lebih inovatif serta menarik dari kepengurusan sebelumnya. Dan tentunya lebih bisa membanggakan SMP Negeri 31 Semarang,” harapan Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan Serah Terima Jabatan Ketua OSIS lama (Rois Landung – Kelas IX D) kepada Ketua OSIS baru (Fatturrohman – KELAS VIII C).

Semoga dengan semangat dan tekad dari Sumpah Pemuda dapat membangun Bangsa Indonesia  menjadi lebih maju dan berkembang serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dan terima kasih kepada pengurus OSIS yang lama, semoga pengabdiannya mendapatkan pahala dan ilmu yang didapat bermanfaat. Untuk pengurus yang baru kami ucapkan selamat dan semoga amanah mengemban tugas.

 

#SemangatSumpahPemuda

#OSISSpegasaJaya

#SpegasaJaya^_^

 

 

 

Kado Sakti di Hari yang Sakti

        

SMPN31SEMARANG.SCH.ID – Perasaan bahagia tak terhingga menyelimuti SMP Negeri 31 Semarang di Hari Kesaktian Pancasila pada Senin (1/10). Berbagai macam penghargaan diraih oleh para peserta didik SMP Negeri 31 Semarang sekaligus menjadi kado sangat indah bagi kepala sekolah yang ternyata saat ini juga adalah hari ulang tahun beliau.

Senin, 1 Oktober 2018, warga SMP Negeri 31 Semarang memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan melaksanakan Upacara Bendera yang berbeda dari upacara bendera biasanya. Yang tampak beda adalah sang merah putih sudah dikibarkan sebelum acara upacara dimulai sehingga tidak ada pengibaran bendera yang biasanya ada setelah protokoler membacakan upacara siap dimulai. Selain itu juga adanya pembacaan Ikrar. Tentunya susunan acara tersebut telah berdasarkan dari pemerintah pusat.

Bapak Drs. Ruchikmat selaku Pembina Upacara menyampaikan beberapa hal terkait dengan diperingatinya Hari Kesaktian Pancasila. Beliau menandaskan, sejarah kelam tentang G30S/PKI atau Gerakan 30 September merupakan bukti jika dasar negara Pancasila dirongrong oleh paham dan keyakinan lain, namun tidak berhasil. Sehingga sampai memunculkan korban tujuh perwira yang diculik oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang akan mengganti Pancasila sebagai satu-satunya dasar negara Indonesia menjadi paham Komunis.

Beliau juga menjelaskan bahwa Komunis adalah paham yang tidak mengenal Tuhan, berbanding terbalik dengan masyarakat kita yang meyakini bahwa bangsa kita adalah bangsa yang berketuhanan, sehingga paham tersebut sangat tidak cocok untuk negara Indonesia ini. Dengan segenap perjuangan para pahlawan, kesaktian Pancasila masih tetap sakti sampai saat ini. Dan kita sebagai generasi penerus sudah selayaknya menjaga, melindungi, serta merawat hasil jerih payah perjuangan para pahlawan kita untuk menjadikan negeri ini menjadi lebih baik, tentunya dengan berdasar pada Pancasila dan UUD 1945.

Pelaksanaan upacara berlangsung lancar dan khidmat. Ditandai dengan sikap para peserta upacara yang seolah menghayati betapa pentingnya Pancasila di negeri Indonesia tercinta ini.

Pada akhir upacara dimeriahkan oleh Parade Prestasi Peserta Didik SMP Negeri 31 Semarang Tahun 2018-2019. Sederet prestasi ditunjukkan oleh para peserta didik terbaik yang dimiliki oleh SMP Negeri 31 Semarang.

Berbagai wujud penghargaan mulai dari piala sampai medali telah diborong para peserta didik SMP Negeri 31 Semarang atas prestasi mereka mulai tingkat kota, provinsi, bahkan sampai Nasional mereka dapat.

Berikut nama-nama putra-putri SMP Negeri 31 Semarang dengan sederet prestasinya:

  1. Atanasius Marcello Avta Pendhi Putra sebagai Juara I National Open Tournament Tugumuda Championship Pencak Silat;
  2. Erza Raya Abdie Putra sebagai Juara I Kejuaraan Nasional Pencak Silat Universitas Semarang;
  3. Rafael Da Cunha Pinto sebagai Juara III Karate;
  4. Ahmad Giovani sebagai Juara I Sepak Bola Galasiswa tingkat Provinsi Jawa Tengah;
  5. Nathan Hendriawan Leksono sebagai Juara III Bola Voli antarpelajar tingkat Kota Semarang;
  6. Ade Intan Dwi Budiarti sebagai Juara III Bola Voli antarpelajar tingkat Kota Semarang;
  7. Muhammad Bagirmanan sebagai Juara III Bola Voli antarpelajar tingkat Kota Semarang, Juara Wushu tingkat provinsi, dan Juara III Muaythai tingkat provinsi;
  8. Bisma Reihan sebagai Juara III Bola Voli antarpelajar tingkat Kota Semarang;
  9. Bagus Ginanjar sebagai Juara Dayung tingkat Kota Semarang;
  10. Naila Azka U’Tafiya sebagai Danton Terbaik Paskibra SMAN 1 Ungaran tingkat provinsi; dan
  11. Tim Paskibra SMP Negeri 31 Semarang sebagai Juara I (Madya) Paskibra SMAN 1 Ungaran sekaligus sebagai Best Kebersihan SMAN 1 Ungaran tingkat provinsi.

Hal ini ditujukan untuk membakar semangat para peserta didik yang lainnya agar bisa berprestasi seperti teman-temannya yang membuktikan diri bahwa mereka bisa. Di hari yang sakti ini ternyata ada hal yang tak terduga, ternyata adalah hari yang sangat membahagiakan juga bagi Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 31 Semarang. Pasalnya pada hari ini ternyata merupakan hari lahir beliau juga. Sontak seluruh guru, karyawan, serta para peserta didik SMP Negeri 31 Semarang memberikan ucapan selamat diiringi dengan lagu serta doa yang dipanjatkan untuk kesuksesan Ibu kepala sekolah dan tentunya untuk kesuksesan SMP Negeri 31 Semarang agar menjadi lebih baik lagi dan lagi.

 

#SpegasaPrestasi

#GoSpegasaSakti

#SpegasaJaya^_^

 

 

Jumat Day Spegasa

    

    

SEMARANG – Jumat, 28 September 2018 Spegasa mengadakan Jumat Sehat dan gotong-royong. Jumat sehat dilakukan dengan senam bersama, khususnya peserta didik kelas 7 dan 9, sedangkan Jumat gotong-royong dilakukan dengan bersih-bersih kelas dan lingkungan oleh peserta didik kelas 8.

Acara senam dipandu oleh anggota Pragasa (Pramuka SMPN 31 Semarang). Tak hanya peserta didik, acara senam juga diikuti oleh Kepala Sekolah, para guru sampai para karyawan SMP Negeri 31 Semarang.

Acara hari Jumat ini juga dimeriahkan dengan adanya promosi dari salah satu produk jajanan, yaitu Gerry Garudafood. Dipandu dengan MC yang kece, para peserta didik SMP Negeri 31 Semarang antusias dalam acara tersebut. Acara diselingi dengan pentas seni peserta didik dan foto bersama menambah merihanya hari Jumat di Spegasa.

#JumatDay
#SpegasaCeria
#SpegasaJaya

Kegiatan Seleksi Calon Ketua dan Penerimaan Pengurus OSIS SMPN 31 Semarang

    

    

SPEGASA – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 31 Semarang mengadakan kegiatan seleksi calon ketua dan penerimaan pengurus OSIS baru (Kelas 7 dan 8) periode 2018/2019 dengan bimbingan dan arahan dari Bapak Drs. Ruchikmat selaku Ur. Kesiswaan SMP Negeri 31 Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk regenerasi pengurus OSIS, karena anggota pengurus OSIS kelas 9 akan turun jabatan dari jabatan sebagai anggota OSIS.

Seleksi calon ketua OSIS tahap pertama dilaksanakan Kamis, 27 September 2018 di Ruang Aula SMP Negeri 31 Semarang. Tiap kelas (kelas 7 dan 8) mendelegasikan 4 siswa sehingga total ada 64 bakal calon Ketua OSIS.

Seleksi tahap pertama ini dilakukan dengan cara wawancara oleh pengurus OSIS kelas 9. Peserta atau bakal calon ketua OSIS diberikan berbagai pertanyaan sebagai penilaian. Penilaian tersebut untuk menyaring menjadi 1 bakal calon ketua OSIS dari 4 calon per kelas menjadi 16 bakal calon ketua OSIS. Dari 16 bakal calon tersebut kemudian dibagi dalam dua kelompok (kelompok kelas 7 dan kelompok kelas 8) untuk disaring lagi pada tahap kedua yang kemudian dipilih menjadi 5 calon Ketua OSIS, yang terdiri atas tiga calon dari kelas 8 (Faturrohman kelas 8C, Faranisa Ulya 8D, dan Ridho Ananda Putran Pratama 8G) dan dua calon dari kelas 7 (Putri Safinatul Jannah kelas 7E, dan Julian Dwi Pangestu 7H).

Setelah didapatkan lima calon Ketua OSIS, kemudian dilakukan pembagian nomor urut, yang terdiri atas:
1. Putri Safinatul Jannah (7E)
2. Faturrohman (8C)
3. Faranisa Ulya (8D)
4. Ridho Ananda Putra Pratama (8G)
5. Julian Dwi Pangestu (7H)

Dari berbagai tahapan seleksi tadi telah didapatkan lima calon dari 64 peserta seleksi calon ketua OSIS. Sementara siswa yang gagal menjadi calon ketua OSIS masih diberikan kesempatan untuk menjadi pengurus OSIS baru periode 2018/2019.

#OSISSpegasaOye
#SpegasaDemokratis
#SpegasaJaya

Penerimaan Bansos BSM Tahun 2018 di SMPN 31 Semarang

    

    

SEMARANG – Rabu, 26 September 2018 dilaksanakan pembagian dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) pada 39 peserta didik SMP Negeri 31 Semarang didampingi orang tua masing-masing peserta didik.

Pukul 10.30 WIB dimulainya acara penerimaan Bansos BSM yang dimulai dari sambutan Ibu Kepala SMP Negeri 31 Semarang. Dana BSM tersebut diperoleh dari pengajuan tahun 2017 kemarin yang tujuannya untuk bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik yang kurang mampu secara finansial.

Pemerintah kota memberikan dana tersebut sebesar Rp900.000,00 per peserta didik yang tujuannya untuk bantuan biaya pendidikan, seperti pembelian buku, sepatu, seragam sekolah yang sudah tidak layak pakai agar peserta didik semakin rajin belajar dan tambah berprestasi.

Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 31 Semarang juga menyampaikan pesan dari pemerintah yang intinya semoga dana tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai dana BSM tersebut disalahgunakan untuk memenuhi kebutuhan selain kebutuhan pendidikan peserta didik.

“Dana BSM dari Pemkot sebesar 900 rb per peserta didik ini tujuannya untuk membantu kebutuhan pendidikan peserta didik, misalnya buku, sepatu, atau seragam putra-putrinya yang sudah tidak layak pakai untuk dibelikan yang baru agar anak tidak merasa minder dengan teman-temannya. Bukan untuk memenuhi kebutuhan yang lain selain pendidikan anak,” ujar Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd.

“Selain itu, pemerintah memberikan dana BSM ini agar peserta didik semakin rajin dalam belajar, semakin bertanggung jawab, dan tambah prestasinya,” tambahnya.

#BSMSukses
#SemogaBerkahManfaat
#SpegasaJaya

SMPN 31 Semarang Laksanakan Semarang Membaca

      

    

SEMARANG – Rabu, 26 September 2018 warga SMP Negeri 31 Semarang serentak melaksanakan program Semarang Membaca dari mulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Acara tersebut dilaksanakan oleh berbagai macam elemen masyarakat SMP Negeri 31 Semarang. Mulai dari Kepala Sekolah, Guru, Siswa, sampai aryawan SMP Negeri 31 Semarang.

Acara Semarang Membaca berlangsung kondusif. Seluruh elemen warga SMP Negeri 31 Semarang sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dibuktikan dengan antusiasnya seluruh elemen warga SMP Negeri 31 Semarang yang serentak membawa dan membaca buku.

Seuntai kata-kata dari Ibu Sumrih Rahayu, selaku Kepala SMP Negeri 31 Semarang, “Tanah yang tandus akan berubah subur jika tumuhan dihidupkan dan dirawat. Dan air adalah salah satu sumber yang dibutuhkan.”

“Begitu juga dengan ilmu pengetahuan. Belajar dan membaca merupakan proses dalam menyuburkan ilmu pengetahuan. Maka dari itu, buku meupakan salah satu sumber yang dibutuhkan.”

“SMP Negeri 31 Semarang mendukung dan melaksanakan September Bulan Literasi dalam Kegiatan Semarang Membaca.”

#SemarangMembaca
#SpegasaReadyForReading
#SalamLiterasi
#SpegasaJaya