Sekolahku Adiwiyata

    

Kondisi lingkungan yang ada di sekitar kita perlu diperhatikan, demi terciptanya lingkungan yang asri dengan udara yang sejuk. Menghirup udara yang sejuk nan segar merupakan suatu bentuk kenikmatan untuk menikmati keindahan alam. Dengan kondisi lingkungan alamnya yang asri nan hijau akan menciptakan rasa nyaman bagi kehidupan yang ada di dalamnya. Seperti yang telah kita ketahui bahwa hidup ini bergantung pada alam, jika kondisi alamnya baik, maka kehidupan yang ada di dalamnya pun akan baik. Dalam ruang lingkup yang paling sederhana misalnya lingkungan rumah sebagai tempat tinggal, serta lingkungan sekolah yang juga merupakan tempat tinggal yang kedua, perlu diperhatikan kondisi lingkungan alam sekitarnya.

Dalam mewujudkan suatu lingkungan yang asri nan hijau, perlu adanya kerja sama antara manusia dengan alam, karena alam merupakan bagian dari kehidupan. Menjaga dan merawat keindahan alam merupakan hal yang paling sulit. Dalam menciptakan suatu lingkungan yang asri nan hijau itu bukan hal yang mudah, jika tidak adanya hubungan kerja sama antara manusia dan lingkungannya. Besar kecilnya pengusahaan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang asri nan hijau, hasil yang akan diperoleh pasti memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan yang ada di dalamnya, karena yang paling penting adalah cara menjaga dan merawat keindahan alam yang sudah tertata dengan baik. Sulit jika tidak ada usaha untuk mencobanya. Selain itu, perlu adanya kesadaran yang harus dimiliki oleh setiap individu yang ada dalam lingkungan tersebut untuk menjaga keasrian alamnya.

Nah, salah satu sekolah yang sudah mewujudkan pelestarian lingkungan adalah SMP Negeri 31 Semarang atau yang akrab disebut “Spegasa”. Sejak dinahkodai oleh Ibu Sumrih Rahayu, S.Pd., M.Pd., Spegasa melejit ke arah yang lebih baik. Khususnya dengan program tentang wawasan lingkungannya. Bisa dibilang karena basic beliau adalah dari Ilmu Pengetahuan Alam menjadikan alam sebagai salah satu bagian hidup beliau yang kemudian dicurahkan lewat program untuk kemajuan Spegasa, tentunya.

Beberapa tahun belakangan ini, Spegasa telah menggaung sebagai sekolah Adiwiyata. Diawali dari program Jumat gotong-royong, berupa kebersihan kelas, kemudian meluas dengan melakukan penanaman bunga, tanaman hias, pepohonan, pengadaan hutang mini, gazebo, sampai tambak yang menambah sejuk nan asrinya sekolah ini. Selain itu, dengan adanya tambak menjadikan sekolah ini memiliki ciri khas dan berkarakter tentunya.

Tahun ini bisa dibilang tahun yang membuat semangat kekeluargaan berkobar bagi Spegasa. Beberapa bulan terakhir di tahun ini, siswa, guru, karyawan, bersama paguyuban orang tua siswa ikut andil dalam mendukng program sekolah untuk maju ke Adiwiyata tingkat Nasional. Tidak tanggung-tanggung, seluruh taman tiap kelas dibenahi sedemikian rupa hingga terwujud suatu maha karya yang luar biasa. Ada yang memanfaat botol plastik menjadi pagar hias, pot bunga, sampai vertical garden. Ada yang memanfaatkan sepatu bekas menjadi pot-pot bunga, sampai ban bekas pun jadi maha karya yang indah, tentunya dengan dipoles cat warna yang merona. Dengan adanya program ini pula, potensi warga Spegasa mulai bermunculan, salah satunya adalah Bapak Bazarevan selaku Petugas Kebersihan Spegasa yang menunjukkan High Class-nya sebagai seniman ulung. Beliau ternyata mahir menggambar gambaran tiga dimensi yang tentunya menambah eloknya sekolah ini. “Jadi tambah betah nih di sekolah,” ujar salah satu siswa Spegasa.

Keasrian lingkungan sekolah yang hijau  akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan yang ada di dalamnya. Dilihat dari nilai estetikanya, sekolah yang keadaan alamnya baik, akan terlihat begitu asri. Apalagi dengan tata lingkungannya yang baik pula, akan memberikan kesan nyaman serta hijaunya alam yang ada di lingkungan tersebut akan menambah kesejukan. Kesan baik yang diberikan oleh sekolah juga berpengaruh terhadap kualitasnya, baik dalam hal sumber daya manusianya maupun kualitas sekolah itu secara keseluruhan.

Melakukan perubahan terhadap alam, sebenarnya tidak perlu berlomba-lomba untuk menghijaukan lingkungan alam yang lebih luas, lakukanlah perubahan untuk lingkungan sekitar kita terlebih dahulu.  Lingkungan yang kondisi alamnya baik merupakan cerminan nilai moral yang baik. Ingatlah bahwa alam ini merupakan bagian dari kehidupan. Maka jagalah keseimbangan antara kehidupan dan alam. Sekolah yang kondisi lingkungannya baik, asri nan hijau harus tetap dipertahankan.

Tidak ada hal yang tidak mungkin jika kita berusaha untuk dapat melakukan suatu perubahan terhadap alam, demi terciptanya kondisi lingkungan alam yang baik. Sebagai generasi penerus bangsa yang tertanamkan nilai-nilai kehidupan, harus dapat berperilaku seperti orang yang berpendidikan yang menanamkan sikap kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Hidup bersama dengan alam, melakukan perubahan yang kecil menuju perubahan yang besar.

Dengan terwujudnya pelestrian lingkungan ini, selain kita mendapatkan manfaat berupa banyaknya oksigen dan semilirnya sepoi angina yang menerpa, tentunya semangat proses Pendidikan menjadikan lebih sejuk, lebih baik, dan lebih bermakna positif.

Alhamdulillah, Spegasa menutup kisah di tahun 2018 ini dengan Happy Ending. Kami lolos sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Ini menunjukkan bahwa memang benar proses itu tidak akan mengkhianati hasil. Semoga kabar bahagia ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya, kemudian warga Spegasa sampai para alumni pada khususnya.

Untuk sekolah-sekolah lain, semoga Spegasa dapat menjadi motivasi bahwa Pendidikan Lingkungan Hidup itu sangat penting dan perlu diwujudkan serta dilestrikan, mengetahui global warming semakin menjadi-jadi.

Dengan predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, semoga Spegasa dapat melestarikan dan mengembangkan Pendidikan Lingkungan Hidup ini menjadi lebih baik lagi dari yang sebelumnya.

 

#SpegasaGoGreen

#AdiwiyataNasional😊

#SpegasaJaya^_^

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *